Dingin malam itu

Hujan baru reda

Angin masih menggerakkan

Dahan-dahan basah

Daun-daun menitiskan

Titik-titik air

Dia mengangkat bahu

Tangan diseluk ke saku

Mata merenung tajam

Daun pintu yang baru tertutup

Tidak berkelip matanya

Hati bermonolog

Apakah ini cinta?

Tibanya tidak dijangka

Baginya bukan saatnya

Karena kaki harus melangkah pergi

Tidak lama lagi

Jauh dari kota tua ini

Apakah ini cinta?

Jika bener, mengapa bibir tidak bisa mngukir

Senyuman tiap kali kau hadir

Mungkin karena

Saat pisah itu hampir

Air mata pasti mengalir

Wanita itu

Mengikat kerudungnya

Berbisik kepada Tuhan

Tolonglah berikan jawaban

Suatu doa yang pasti

Mengubah dua hati

Menggoncang dua dunia

Tiada siapa yang sangka

Sedang mobilnya menyusur dalam hujan

Berbisik dia lagi kepada Tuhan

Berikanku kekuatan

Dalam penantian

Sedang dia pasti

Saat yang tepat hanya Dia yang tahu

Lantaran itu

Beban di bahu digalas dulu

Sampai suatu waktu

Dikongsi, dibahagi

Dengan yang dicintai

Biarlah sedikit lambat

Janji akhirnya

Sampai jua ke syurga

Advertisements